Dayah Shafal Post- Maulid Nabi adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Aceh untuk memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW. Umat Islam dari seluruh dunia memilki cara uniknya masing-masing dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi. Namun, kegiatan yang berbeda tersebut tetap memiliki tujuan yang sama.
Salah satu tujuan utama diadakannya peringatan Maulid Nabi setiap tahunnya agar kita dapat mengenal dan mencintai Rasulullah SAW secara mendalam, mengingatkan kita akan perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan agama Islam dengan segala pengorbanannya.
Dengan peringatan Maulid Nabi, kita juga bisa belajar sejarah dan ajaran-ajaran yang Rasulullah tinggalkan. Banyak sifat-sifat nabi yang dapat kita teladani seperti shiddiq, amanah, tabligh, dan fatanah.
Memperingati hari lahirnya Rasulullah juga bisa menyemengati kita dalam menyiarkan dan menjalankan ajaran agama Islam. Dengan begitu, kita menjalankan segala kewajiban umat Islam seperti shalat 5 waktu, puasa, dan bersedekah dengan penuh keikhlasan.
Maka atas dasar inilah, santri Dayah Shafal ‘Ulum Al-Aziziyah Geudong bersinergi dengan BKM Mesjid Sulthan Malikussaleh dalam memperingati acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara tersebut digelar pada hari Rabu atau malam Kamis tanggal 20 september 2023, bertempat di halaman Mesji Sulthan Malikussaleh Geudong Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara dimulai pada pukul 19.00 wib ba’da Isya’.
Acara semalam (read) berlangsung meriah dan khidmat. Rangkaian acara maulid dibuka dengan santunan kepada anak yatim yang berdomisili di wilayah Kecamatan Samudera. Dilanjutkan dengan pembacaan sholawat nabi yang dipandu oleh grup Zikir BKM Mesjid Besar Sulthan Malikussaleh Geudong kemudian dilanjutkan dengan khanduri atau makan bersama dihalaman rest area mesjid.
Tak kurang dari 1,500 masyarakat Kecamatan Samudera hadir untuk ikut bersholawat Bersatu dalam cinta, cinta kepada baginda nabi Muhammad SAW. Acara ini benar-benar diracik secara khusus, sehingga mampu membuat jamaah yang hadir terpesona . Lantunan sholawat yang merdu diiringi tepakan rebana membuat jamaah yang hadir terhanyut dalam suasana cinta dan kerinduan yang mendalam atas Rosulullah Saw. Kemeriahan semakin memuncak ketika Ulama Besar Aceh Tgk H Muhammad Ali atau Abu Paya Pasi. rawuh untuk mengisi tausiah. “malam ini Dengan memperingati lahirnya baginda nabi Muhammad saw dan bersholawat serta menjalani semua syariat agama islam semoga menjadikan bukti kecintaan kita pada Rosulullah SAW. Hingga kita semua mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW, aamiin allahumma aamiin. “Pesan beliau”.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh simpatisan yang mendukung suksesnya acara Maulid nabi Muhammad SAW 1445 H , semoga ditahun selanjutnya acara seperti ini bisa lebih meriah lagi ” tutup ketua BKM Mesjid yang akrap disapa Waled Sayuti usai acara.